Sambutan Ketua Umum

Windu Priyo Wibowo, SEAssallamu ‘Allaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera,

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, HIMABA – RI ( Himpunan Masyarakat Anti Narkoba Republik Indonesia) lahir dengan semangat Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 2012 di Kota Jakarta dengan sekretariat di Kota Bekasi. Yang bertujuan aktif mendukung dan melaksanakan UU Narkotika no 35 Tahun 2009 melaksanakan P4GN(Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba)di seluruh wilayah Indonesia.

Hasil survey Badan Narkotika Nasional menunjukkan, prevalensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar mencapai 4,7 persen dari jumlah pelajar dan mahasiswa atau sekitar 921.695 orang. “Dari jumlah tersebut, 61 persen di antaranya menggunakan narkoba jenis ‘analgesic’ dan 39 persen jenis ganja, ‘amphetamine’ , ektasi dan lem.” Ia mengatakan, jumlah pecandu narkoba yang mendapatkan terapi dan rehabilitasi di seluruh Indonesia, berdasarkan data Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tahun 2010 sebanyak 10.768 orang, ganja 1.774 orang dan sabu-sabu sebanyak 984 orang. umumnya menggunakan alkohol, MDMA, amphetamine lain serta benzodiazepine.

Untuk itu HIMABA – RI (Himpunan Masyarakat Anti Narkoba Republik Indonesia) beserta jajarannya mengajak masyarakat luas dan segenap komponen Bangsa untuk peduli secara bersama-sama untuk mendukung langkah nyata HIMABA – RI

    ( Himpunan Masyarakat Anti Narkoba Republik Indonesia ).
“ Mari kita lindungi putra-putri Bangsa kita dari ancaman bahaya narkoba.”
Salam HIMABA – RI
“Hidup Sehat, Sejahtera, Tanpa Narkoba”
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.