Pemprov DKI siap untuk menegakkan Peraturan Daerah Untuk Tindaklanjuti Sarang Narkoba Ditempat Hiburan Malam

anies

(Anies Baswedan/Foto.lst)

JAKARTA – Majalah HIMABA RI. Sebagai lanjutan kasus soal 36 tempat hiburan yang di temui oleh BNN  diduga menjadi sarang peredaran narkoba,  Pemprov DKI Jakarta Anies Baswedan ingin menindak lanjuti kasus tersebut.

Bagi Anies menutup tempat hiburan malam tidak akan membuat pendapatan asli daerah DKI Jakarta berkurang, Sebab Pemprov DKI mempunyai mempunyai sumber dana yang lain.

Pemprov DKI siap untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Kepariwisataan.

Didalam Pasal 99 Perda DKI Jakarta itu, disebutkan setiap pengusaha dan/atau management perusahaan hiburan malam yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkoba dan/atau zat additive di lokasi tempat usaha hiburan malam, akan dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata.

Apabila terjadi pelanggaran Perda akan langsung dikenakan sanksi, bahkan ditutup sekalipun.

Tentunya HIMABA RI sangat mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai rencana menutup tempat-tempat yang menjadi tempat peredaran barang haram tersebut. Pasalnya jika tidak ada tindak tegas dari Pemerintah maka Peredaran narkoba akan semakin meluas.

Namun untuk membahas temuan BNN itu, Anies akan membuka kesempatan untuk bertemu dengan Komjen Budi Wases beserta jajarannya untuk mencari tahu bukti-bukti yang lebih akurat juga mencocokkan sumbernya yang selama ini sudah banyak digunakan selain dari Internal atau pun BNN.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *