HIMABA RI Desak Pemerintah Susun Draf UU Narkotika No 35 Tahun 2009

Bambang-Soesatyo-1

(Bambang Soesatyo/Foto/Lst)

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat dari 87 juta populasi anak di Indonesia, 5,9 juta di antaranya menjadi pencandu narkotika. Kemudian, 1,6 juta anak dari jumlah tersebut menjadi pengedar.

Dalam menyikapi hal tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dimana sekaligus beliau juga sebagai Dewan Pembina Himpunan Masyarakat Anti Narkoba Republik Indonesia (HIMABA RI) meminta agar Badan Legislasi (Baleg) DPR segera mendesak Pemerintah untuk menyusun draf revisi Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mengingat terdapat 72 jaringan internasional yang aktif bersaing menjual narkotika di Indonesia akan terus mengalami regenerasi pangsa pasar serta sasarannya ditujukan sampai ke tingkat terendah yaitu anak-anak usia 9 tahun.

Bamsoet juga meminta Komisi II DPR mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan dana desa dengan memberdayakan perangkat desa guna mencegah masuknya narkotika ke desa-desa.

Terutama untuk lingkungan sekolah dimana tempat anak anak lebih banyak menghabiskan waktu disana, mengingat peredaran narkotika sudah mencapai titik parah, yang menyasar anak TK, SD, dan SMP sebagai pasarnya.

KPAI bersama BNN dan Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) perlu untuk melakukan razia makanan dan minuman di warung-warung/toko yang menjual makanan dan minuman di lingkungan sekolah secara menyeluruh.

Tak hanya iyu, peran serta orang tua juga sangat penting melakukan pengawasan terhadap tumbuh kembang anak, terutama dalam pergaulan di lingkungan sekitar anak.

Diharapkan agar semua masyarakat  ikut berkomitmen dalam memerangi narkotika, mengingat setiap bulannya muncul narkotika jenis baru, melalui minuman, permen, dan modus operandi lainnya. MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

#LBH HIMABARI

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *