Category Archives: Lagi lagi Artis bermain barang Haram….!!!

Artis Riza Shahab Tertangkap Gunakan Narkoba

RIZA

(Riza shahab/Foto/lst)

JAKARTA – Majalah HIMABA RI

Artis Riza Shahab ditangkap bersama lima rekannya yang bernama Rizka Hijrah Syafitria (27), Rastio Eko Fernando (29), Achmad Reza (27), Santry Napitupulu (31), dan Wedo Satria (23) di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan seusai mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Awalnya Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mendapat informasi kalau tersangka Rizka melakukan penyalahgunaan narkoba di kosnya yang juga berada di kawasan Jakarta Selatan.

Namun, waktu polisi menghampiri kos Rizka, yang bersangkutan tidak ada di lokasi. Setelah diselidiki, Rizka berada di apartemen The Wave, Jakarta Selatan, bersama tersangka lainnya.

Kemudian dilakukan interogasi, riza shahab membeberkan alasannya mengkonsumsi narkoba jenis sabu sebelum diringkus tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kepada penyidik, Riza mengaku hanya coba-coba memakai sabu. Saat itu, Riza mengalami gangguan tidur hingga akhirnya tertarik mencoba zat adiktif tersebut.

Mengacu pada pengakuan Riza Shahab, penyidik menduga sang artis terpengaruh lingkungan saat memakai sabu sebelum ditangkap. Sebab, Riza mengaku kenal dengan beberapa orang yang ada di lokasi penangkapan. Namun pihaknya belum dapat memastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Keenam tersangka ditangkap pada Jumat dini hari pukul 01.30.

Usai ditangkap, lanjutnya, polisi melakukan tes urine kepada keenam tersangka. Dari hasil pemeriksaan, keenam orang tersebut positif amphetamine dan metamphetamine.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Gerakan Artis Tanpa Narkoba

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Karena semakin maraknya kasus narkoba yang terjadi pada sederet artis tanah air, membuat Polres Metro Jakarta Selatan bersama dengan Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo) membuat gerakan artis tanpa narkoba.

Nantinya, manajemen artis dan produser film akan membuat peraturan untuk para artis agar bebas dari penyalahgunaan narkoba dan menandatangani perjanjian kerja sama atau memorandum of understanding (MoU).

Banyak pihak yang mendukung gerakan tersebut, terutama kalangan Artis seperti Nikita Mirzani, Vidi Aldiano yang menurutnya memakai narkoba adalah salah satu tindakan yang sangat merugikan.

Vidi Aldiano bahkan menyamakan artis-artis yang menggunakan narkoba laiknya pengangguran. Sebab, jika produktif dalam bekerja, artis pun tak akan memiliki waktu menggunakan obat-obatan terlarang.

Tak cuma masalah produktivitas bagi artis yang menggunakan narkoba. Lingkungan sosial yang buruk pun ikut memperparah kebiasaan mengonsumsi narkoba.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Melihat Sederet Artis Tertangkap Kasus Narkoba, Tessy Mengajak Semua Artis Bertobat dari Barang Haram Tersebut

download

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Dalam waktu sepekan, polisi berhasil mengamankan tiga selebritas Tanah Air terkait kasus narkoba. Diawali Fachri Albar dan Roro Fitria, nama anak Elvy Sukaesih, Dhawiya, menjadi yang terakhir dirilis polisi.

Dari penangkapan sejumlah artis tersebut membuat komedian Tessy angkat bicara, ia masih heran mengapa banyak artis yang menggunakan narkoba. Baginya jika membicarakan soal narkoba tak akan ada habisnya.

Oleh karena itu komedian yang akrab di panggil Tessy ini mengajak para rekan artisnya yang menggunakan barang haram tersebut agar segera berhenti. Sebab, hal itu dapat menghindarkan dirinya dari jeratan hukum juga menenangkan keluarga.

Tessy juga menyarankan agar seluruh masyarakat Indonesia menjauhkan diri beserta keluarga dari Narkoba.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Setelah Anak Raja Dangdut, Kini Anak dan Menantu Ratu Dangdut Jadi Tersangka Narkoba

dhawiya-elvy-sukaesih_20180216_211624

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Putri bungsu Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, bersama 3 orang lainnya ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Ketiga orang itu adalah Muhammad (tunangan Dhawiya), Syehan (kakak laki-laki Dhawiya), dan Chauri Gita (menantu Elvy Sukaesih).

Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak menegaskan, baru empat orang yang menjadi tersangka, meksi hasil tes urine kelimanya positif menggunakan narkoba dikutip dari liputan6.com

Ketika dilakukan penggeledahan dirumahnya di Jalan Usaha, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Ali datang jadi kelima itu dibawa ke Polda.

Polisi mengaku kesulitan menggali informasi terkait orang yang memasok sabu ke Dhawiya Zaida, putri Elvy Sukaesih sang ratu dangdut. Keterangan Dhawiya berubah-ubah.

keduanya juga tidak konsisten dalam menjawab pertanyaan soal asal sabu yang mereka peroleh.

Mereka yang ditangkap yaitu Dhawiya Zaida, Muhammad, Syehan, Ali Zaenal Abidin, dan Chauri (istri Syehan). Chauri tengah hamil 6 bulan dan sudah punya bayi. MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Roro Fitria Diciduk Terkait Kasus Narkoba

roro

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya , Kombes Pol Suwondo Nainggolan membenarkan kasus terkait penyalahgunaan Narkotika yang dilakukan oleh seleb Roro Fitria pada Kamis 15/02/2018.

Saat Roro Fitria ditangkap pada Rabu 14 Februari 2018, polisi menemukan barang bukti berupa 2 gram sabu.

Hingga pagi tadi Roro diperiksa secara intensif. Dia masih berada di Polda Metro Jaya.

Sebelum Roro Fitria, polisi juga menangkap artis Fachri Albar terkait kasus narkoba. Fachri ditangkap di rumahnya di Ciputat, Tangerang Selatan.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Aktor Fachri Albar Kembali Tertangkap Gunakan Narkoba

fachri-albar

(Fachri Albar)

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Putra dari penyanyi Ahmad Albar tertangkap gunakan sabu dirumahnya kawasan Serenia Hills, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menemukan barang bukti berupa satu paket sabu, dua papan Dumolit, alat bong canglong, korek dan puntungan ganja.

Ini bukan kasus narkoba pertama yang dihadapi Fachri Albar. Suami model Renata Kusmanto itu juga pernah terganjal kasus kepemilikan kokain pada 2007 lalu.

Ketika itu polisi melakukan penangkapan terhadap ayah Fachri, Ahmad Albar. Ketika melakukan penggeledahan di rumah Ahmad Albar, polisi menemukan bungkusan kokain seberat 0,13 gram terletak di kamar Fachri Albar.

Saat ini polisi pun masih melakukan pemeriksaan terhadap Fachri Albar atas dugaan kasus kepemilikan sabu, ganja dan dumolid.MH/Lidya

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Bogor Darurat Narkoba, Puluhan Pelajar Direhabilitasi

BOGOR, Majalah HIMABA RI. Puluhan generasi harapan bangsa terutama pelajar di wilayah Bogor terpaksa direhabilitasi untuk menghilangkan kecanduan mereka pada barang haram tersebut. Perilaku sebagian pelajar tersebut menjadi catatan tersendiri dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor.

“Saat ini narkoba bukan hanya masuk ke kalangan orang dewasa saja, namun sudah masuk ke kalangan para pelajar, “ujar Rika Indriati pada wartawan baru-baru ini.

SD

(Ilustrasi pelajar)

Menurut Kepala Seksi dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, saat ini para pelajar yang ditemukan menjadi pecandu narkoba rata-rata mengakui, awalnya hanya mencoba-coba, namun tidak berlangsung lama menjadi pemakai aktif atau pecandu.

Maka dari itu, tambahnya, Bogor saat ini berada dalam fase darurat narkoba, sehingga perlu peran serta semua element untuk memberikan sosialisasi bahaya narkoba.

“Selama tahun 2017 lalu sekitar 87 orang pecandu narkoba yang dimasukan ke rehabilitasi untuk melakukan pengobatan. Pelajar ini sudah sudah direhab agar tidak kembali menggunkan narkoba,”tandasnya. MH/Lidya-Abuzakir Ahmad.

Kasus Narkoba Artis Jennifer Dunn, Sebuah Pelecehan Hukum

foto atas

(Jennifer Dunn cengengesan di Polda Metro Jaya, Selasa (2/1) )

JAKARTA – Majalah HIMABA RI, Sebagai lanjutan kasus narkoba yang menjerat artis dan foto model, Jennifer Dunn, kepolisian langsung membawa tersangka untuk pemeriksaan rambut di Puslabfor Mabes Polri Kalimalang Rabu (3/1/2018) siang.

foto tengah

(Jennifer Dunn saat di bawa ke Puslabfor Mabes Polri Kalimalang, Rabu (3/1/2018) siang. Foto/lst )

Tampak jedun, sapaannya menumpangi mobil SUV hitam didampingi Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn. Dengan rambut diikat dan memakai rompi oranye keluar dari kendaraan tanpa mengumbar senyum seperti kemarin.

Dia tidak berani menatap kamera, tidak seperti pada saat pers rilis oleh Polda Metro Jaya, Selasa (2/1) yang mengumbar senyum tanpa dosa. Ironisnya dia tidak menunjukan rasa penyesalannya.

Sikap yang tidak menunjukan penyesalan itu disesalkan oleh Ketua umum HIMABA RI, Windu Priyo Wibowo, betapa tidak, pelaku sudah tertangkap malah menunjukan rasa gembiranya saat disorot kamera.

“Ini pelecehan hukum, makanya pelaku ini senang karena menurut mereka, ah paling direhabilitasi. Pelaku tidak takut lagi,”kata Windu di Jakarta, Rabu (3/2).

Padahal, untuk merehab seseorang itu harus ada pengecualian yakni mereka yang melapor sendiri atau didampingi keluarganya dengan maksud untuk direhab.

Kalau tertangkap beda lagi penegakannya. Sekali lagi, kata Windu kecuali pelaku itu melaporkan diri karena hal itu sudah ada dalam Undang-Undang Narkotika No 35 Tahun 2009 terutama Pasal 54 dan Pasal 55 yang menyatakan, pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

“Pasal rehabilitasi itu tidak tepat, terkesan dipermainkan. Banyak kasus seperti itu. Ada yang tertangkap malah direhabilitasi,”tambahnya

Diketahui, Jennifer Dunn sebelumnya ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di rumahnya, Jalan Bangka XI C No. 29 RT 001 RW 010, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (31/12) sore.

Dia ditangkap setelah polisi menangkap FS yang merupakan kurir sabu yang akan mengantar barang ke Jennifer. FS diringkus di tempat terpisah di Jalan Rukun No. 27B, RT 002 RW 005, Jakarta Selatan.

“Ini salah satu fakta dan bukti nyata yang harus menjadi perhatian para penegak hukum untuk melihat dengan jelas dimana kenyataannya para penggunannya sudah tidak ada rasa takut lagi menggunakan narkoba” tandas Ketua Umum HIMABA RI.

Maka HIMABA RI tetap mendesak mengusulkan para penyalahguna yang sudah tertangkap diberikan sanksi hukuman yang seberat-beratnya/hukuman mati. Ini sudah bukan dianggap main-main lagi, apa jadinya negara ini apabila masyarakat sudah tidak takut akan sanksi hukum. MH/Lidya-Abuzakir Ahmad

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI

Selamat Tahun Baru 2018

tahun baru

 

Selamat Tahun Baru 2018
Semoga di tahun yang baru ini kita semua mendapat keberkahan dan lebih baik dari tahun sebelumnya.. Aamiinn..

#STOPNARKOBA
#HUMASDPP
#HIMABARI

Akibat Konsumsi Narkoba Aktor Tio Pakusadewo Resmi Ditahan

tio

(Aktor Tio Pakusadewo)

JAKARTA – Majalah HIMABA RI. Aktor senior Tio Pakusadewo resmi ditahan oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Pemain Film The Raid itu ditahan selama 20 hari terhitung sejak hari ini, Selasa (26/12/2017).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Tio sudah ditahan untuk 20 hari kedepan. Dari kasus ini polisi telah memeriksa enam orang, dimana ke enam saksi itu masih dirahasiakan.

“Yang penting sudah kami lakukan pemeriksaan dan jika (berkas) selesai kami kirim ke kejaksaan,”kata Argo dikantornya, Selasa (26/12/2017).

Diketahui, Tio Pakusadewo dibekuk saat mengkonsumsi narkotika jenis sabu dikediamannya yang terletak di kawasan Ampera, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, (19/12) malam.

Barang haram itu sendiri diakui Tio dibeli dari V pada Sabtu tanggal 16 Desember 2017 lalu sebanyak 4 paket dengan harga Rp 1,3 juta program. Namun, saat penggerebekan itu polisi hanya menemukan sabu seberat 1,6 gram sisa pakai.

Tio dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU R.I No. 35/ 2009 tentang Narkotika.

Tio Pakusadewo mengaku khilaf. Saat dilakukan ekspos di gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (22/12/2017), Tio mengaku bersalah dan menyesal karena kembali terjerumus dalam narkotika. Hal itu ia ungkapkan di depan awak media.

“Saya bersalah dan saya menyesali apa yang sudah terjadi. Sebagai seorang publik figur, saya telah menjadi contoh yang tidak baik dan tidak pantas ditiru oleh kalangan artis lain dan masyarakat. Saya adalah contoh yang tidak perlu diikuti dan tak perlu diulangi lagi. Sayamengajak siapapun yang masih gunakan narkoba untuk segera berhenti,”pungkas Tio. MH/Lidya-Abuzakir

#STOPNARKOBA

#BNN

#HUMASDPP

#HIMABARI