Bahaya Narkoba Bagi Ibu Hamil

ibu hamil

JAKARTA – Majalah HIMABA RI.

Menantu Elvy Sukaesih, Chauri Gita, yang ditangkap terkait narkoba ternyata tengah hamil enam bulan. Saat penangkapan yang dilakukan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Jumat, 16 Februari 2018, istri dari anak Ratu Dangdut bernama Syehan itu sedang menggunakan sabu di kamar.

Dari segi analisis kasus tersebut, perilaku ibu hamil yang mencandu narkoba sekaligus minum minuman keras dapat disebut sebagai tindak kekerasan terhadap anak.

Sangat disayangkan bila seorang ibu hamil mengabaikan keselamatan dan kesehatan bayi dalam kandungannya hanya demi kenikmatan candu Narkoba.

Akibat konsumsi narkoba ibu hamil menjadi lengah, ia tidak memperhatikan asupan makanan bergizi bagi bayi, pola istirahat tidur juga terganggu (insomia), kecemasan dan ketegangan emosi meningkat terlebih bila kehamilan tidak dikehendaki.

Kandungan kimia dalam rokok juga berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi di dalam perut. Perilaku tersebut perlu ditindak pidana, seandainya ibu tersebut menolak berhenti merokok dan menjalani rehabilitasi.

Seperti halnya kasus menantu Elvy Sukaesih, bila janin yang dikandungnya meninggal. Maka, dikenai hukuman penjara 15 tahun dan/atau denda Rp3 miliar, sesuai yang termaktub dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Dampak narkoba bagi janin dapat menembus plasenta dan gangguan fungsi pada pembuluh darah plasenta yang mensuplai zat nutrisi maupun oksigen bagi janin.  Akibat lanjut bayi menjadi tidak tumbuh sempurna (cacat bawaan), janin mengalami gangguan pertumbuhan otak, berisiko lahir dengan berat badan rendah meskipun cukup bulan, lahir  prematur, janin meninggal dalam kandungan, dan terlepasnya plasenta sebelum bayi terlahir.

Hal yang pertama dilakukan pada seorang ibu hamil pecandu narkoba adalah dengan menerima keadaan mereka dan membimbing dalam konseling terpadu baik psikolog maupun medis kebidanan.

Mengingat dampak buruk narkoba terhadap ibu hamil dan janin begitu besar maka bagi remaja khususnya remaja putri harus mampu menjaga diri  sebagai pencegahan agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang melibatkan penggunaan obat terlarang, minuman beralkohol maupun merokok.

Jagalah kesehatan  alat reproduksi  dan hindari narkoba. Bergaul dengan narkoba hanya akan mematikan masa depan, cita-cita, hidup kita dan kehilangan orang-orang yang kita cintai.MH/Lidya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *